BANTUL – Haflah Akhirussanah SDIT Insan Utama angkatan ke-19 dan Pondok Insan Utama Islamic Boarding School (IUIBS) angkatan ke-3 berlangsung penuh haru sekaligus kebanggaan di Gedung Madu Candya, Kasihan, Bantul, Sabtu (6/6/2026).
Sebanyak 101 siswa SDIT dan 8 santri IUIBS dilepas setelah menorehkan sederet prestasi akademik dan keagamaan yang membanggakan.
Mengusung tema “Bersinergi dalam Cahaya Ilmu untuk Membangun Generasi Qur’ani”, acara ini menjadi momentum apresiasi atas keberhasilan para lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Yayasan Insan Utama, Eep Saripudin, M.Ec.Dev., mengungkapkan rasa syukur atas capaian luar biasa yang diraih para siswa. Berdasarkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA), nilai rata-rata SDIT Insan Utama berhasil melampaui rata-rata tingkat provinsi maupun nasional.
Mata pelajaran Bahasa Indonesia mencatat rata-rata 84,39, sementara Matematika mencapai 65,48.
“Ini adalah prestasi yang patut disyukuri dan menjadi bukti bahwa pendidikan yang mengintegrasikan akademik dan nilai-nilai keislaman mampu menghasilkan lulusan yang unggul,” ujarnya.
Kualitas pendidikan SDIT Insan Utama juga mendapat apresiasi dari Pengawas Korwil Kasihan, Ngadina, M.Pd.
Menurutnya, SDIT Insan Utama telah membuktikan diri sebagai salah satu sekolah unggulan karena mampu menyeimbangkan prestasi akademik dengan pembentukan karakter religius melalui Al-Qur’an sebagai fondasi utama pendidikan.
Puncak penghargaan prestasi menjadi momen yang paling membanggakan dalam acara tersebut.
Siswi SDIT Insan Utama, Yasmin Khairina Sakhi, tampil sebagai lulusan terbaik dengan torehan nilai sempurna 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan USBD PAI. Tidak hanya itu, Yasmin juga mencatatkan nilai rata-rata TKA/TKAD tertinggi sebesar 96,67.
Prestasi akademik para lulusan semakin istimewa karena posisi lima besar nilai rata-rata TKA/TKAD berhasil diraih oleh 13 siswa secara bersamaan, menunjukkan pemerataan kualitas akademik yang sangat baik di lingkungan SDIT Insan Utama.
Di bidang keagamaan, pencapaian para siswa juga tidak kalah membanggakan. Sebanyak 41 siswa berhasil menghafal lebih dari dua juz Al-Qur’an, sebuah capaian yang mencerminkan kuatnya pembinaan tahfidz yang diterapkan sekolah.
Prestasi serupa juga ditunjukkan para santri Pondok IUIBS. Berbagai penghargaan diberikan kepada santri terbaik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pencapaian mereka selama menempuh pendidikan.
M. Hilmy Fernandez dinobatkan sebagai The Best Tahfidz, M. Fadi Al Fatih sebagai The Best Academic, Faiq Ghazi Ihkamuddin sebagai The Best Adab, El Yusuf Mutiara Ilham sebagai The Best English, dan M. Zidan Qawiyyu sebagai The Best Arabic.
Selain menjadi ajang penghargaan prestasi, Haflah Akhirussanah juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan kreatif siswa dan santri, mulai dari karawitan, angklung, pidato tiga bahasa, hingga paduan suara guru.
Suasana haru menyelimuti penghujung acara saat prosesi serah terima siswa dan penyerahan ijazah kelulusan oleh Kepala SDIT Insan Utama, Dina Romadhianingrum, S.Pd., serta Kepala Pondok IUIBS, Slamet Hadi Riyanto.
Tangis bahagia pecah ketika para lulusan menyanyikan lagu “Surat Cinta untuk Guru” sembari menyerahkan bunga kepada orang tua sebagai ungkapan terima kasih atas doa, kasih sayang, dan perjuangan yang telah mengantarkan mereka meraih berbagai prestasi gemilang.
Haflah Akhirussanah tahun ini menjadi bukti bahwa SDIT Insan Utama dan Pondok IUIBS terus konsisten melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Penulis : Fajarista
Editor : Arie















