Potret Kerukunan Indonesia, Nyadran dan Doa Lintas Agama Jelang Ramadhan di Ngaglik

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Upik KIM Donoharjo
Salah seorang warga Suruh saat melakukan ziarah

i

Foto : Upik KIM Donoharjo Salah seorang warga Suruh saat melakukan ziarah

NGAGLIK – Ngaglik kembali menunjukkan wajah Indonesia yang rukun dan harmonis melalui kegiatan tradisi nyadran dan doa lintas agama yang dilaksanakan oleh warga Padukuhan Suruh, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman.

Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Makam Umum Padukuhan Suruh. Tradisi nyadran ini merupakan agenda tahunan masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus persiapan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Kegiatan diawali dengan kerja bakti membersihkan area makam yang dilakukan secara gotong royong oleh warga dari berbagai latar belakang agama dan sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto : Upik KIM Donoharjo
Warga Suruh saat melakukan doa bersama

Baca Juga:  Tanamkan Edukasi Kepolisian Sejak Dini, TK ABA Surya Kencana Kunjungi Polsek Ngaglik

Yang menjadi ciri khas kegiatan ini adalah pelaksanaan doa bersama lintas agama. Warga berbaur tanpa sekat, saling menghormati keyakinan masing-masing, dan bersama-sama memanjatkan doa demi keselamatan, kedamaian, serta keberkahan bagi seluruh masyarakat Padukuhan Suruh.

Antusiasme warga terlihat tinggi, mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan persaudaraan yang telah terjaga turun-temurun.

Melalui kegiatan nyadran dan doa lintas agama ini, Padukuhan Suruh tidak hanya melestarikan tradisi budaya, tetapi juga meneguhkan komitmen kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama.

Kegiatan tersebut menjadi potret nyata kehidupan masyarakat Ngaglik sebagai miniatur Indonesia yang damai, rukun, dan penuh nilai kebersamaan.

Penulis : Fajarista

Editor : Fajarista

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel realitalima.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Sastra Yogyakarta 2026 Resmi Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Kembali Digelar
Moderasi Beragama di Kumetiran Yogya: Gereja HSPMTB Rayakan Imlek dengan Angpau dan Takjil
SMA N 2 NGAGLIK Hidupkan Tradisi, 758 Pelajar Arak 8 Gunungan Hasil Bumi Untuk Masyarakat
Berita ini 64 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:54 WIB

Festival Sastra Yogyakarta 2026 Resmi Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Kembali Digelar

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:12 WIB

Moderasi Beragama di Kumetiran Yogya: Gereja HSPMTB Rayakan Imlek dengan Angpau dan Takjil

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:04 WIB

SMA N 2 NGAGLIK Hidupkan Tradisi, 758 Pelajar Arak 8 Gunungan Hasil Bumi Untuk Masyarakat

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:18 WIB

Potret Kerukunan Indonesia, Nyadran dan Doa Lintas Agama Jelang Ramadhan di Ngaglik

Berita Terbaru

Kapolsek Mlati Kompol Edi Mulyono (tengah) menunjukkan barang bukti celurit yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut

Uncategorized

Sembunyikan Celurit di Jaket, Pemuda 19 Tahun Diciduk Polsek Mlati

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:35 WIB

Petugas kepolisian saat memberikan teguran kepada pengendara motor

Hukum & Kriminal

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Berikan 690 Teguran

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:11 WIB

Petugas Polsek Godean mengamankan minuman keras

Hukum & Kriminal

Polresta Sleman Sita 833 Botol Miras Selama Oktober, 272 Botol Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:07 WIB