SMA N 2 NGAGLIK Hidupkan Tradisi, 758 Pelajar Arak 8 Gunungan Hasil Bumi Untuk Masyarakat

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungan hasil bumi di bagikan masyarakat sekitar

i

Gunungan hasil bumi di bagikan masyarakat sekitar

Ngaglik Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-271 Daerah Istimewa Yogyakarta, SMA N 2 Ngaglik menyelenggarakan kirab budaya yang melibatkan 758 siswa bersama seluruh dewan guru, Jumat (13/02/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung di lingkungan sekolah yang beralamat di Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, dengan rute mengelilingi perkampungan sekitar.

 

Kirab budaya ini turut dihadiri Kepala SMA N 2 Ngaglik, Kristya Mintarja, S.Pd., M.Pd., S.T., serta dari Dinas Pendidikan (Kabaldik) Kabupaten Sleman, Priyatna, S.Pd., M.Pd. Kehadiran jajaran pimpinan pendidikan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan pendidikan karakter berbasis budaya di lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelajar SMA N 2 Ngaglik Kirab gunungan hasil bumi, dok.realita5

Delapan Gunungan Hasil Bumi untuk Masyarakat

Sebanyak delapan gunungan hasil bumi diarak para siswa dengan mengenakan beragam busana adat Nusantara. Gunungan yang berisi hasil pertanian, sayur-mayur, buah-buahan, dan kebutuhan pokok tersebut menjadi simbol rasa syukur atas keberkahan dan kemakmuran yang dirasakan masyarakat Yogyakarta.

 

Rombongan kirab bergerak keluar dari halaman sekolah, menyusuri jalan kampung di sekitar wilayah Sukoharjo. Warga tampak antusias menyambut iring-iringan siswa yang berjalan tertib dan penuh semangat. Di beberapa titik, gunungan hasil bumi kemudian dibagikan kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus simbol berbagi berkah.

 

Kegiatan berlangsung dengan pengamanan Polsek Ngaglik Polresta Sleman dan pengawasan para guru sehingga suasana tetap kondusif, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Kepala Sekolah SMA N 2 Ngaglik Kristya Mintarja, SPd, MPd ST, dok.realita5

Dalam sambutannya sebelum kirab dimulai, Kepala SMA N 2 Ngaglik, Kristya Mintarja, S.Pd., M.Pd., S.T., menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi DIY bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi dan pembelajaran nilai-nilai luhur budaya.

 

“Kirab budaya ini adalah wujud rasa syukur kita atas usia ke-271 Daerah Istimewa Yogyakarta. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran karakter bagi seluruh siswa. Kami ingin menanamkan nilai gotong royong, kebersamaan, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap budaya dan tradisi lokal,” ungkapnya.

Baca Juga:  Festival Sastra Yogyakarta 2026 Resmi Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Kembali Digelar

 

Ia juga menegaskan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.

 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa memahami bahwa budaya adalah identitas. Jika generasi muda tidak menjaga dan melestarikannya, maka nilai-nilai luhur tersebut bisa memudar. Oleh karena itu, SMA N 2 Ngaglik berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memperkuat karakter dan budaya,” tambahnya.

 

Apresiasi Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman

 

Sementara itu, Kabaldik Kabupaten Sleman, Priyatna, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas inisiatif sekolah dalam mengemas peringatan Hari Jadi DIY dengan kegiatan edukatif dan partisipatif.

Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi contoh praktik baik (best practice) dalam mengintegrasikan pembelajaran budaya dengan penguatan profil pelajar Pancasila.

 

Wujud Syukur dan Pelestarian Tradisi

 

Penyelenggaraan kirab budaya ini dilatarbelakangi oleh rasa syukur atas bertambahnya usia Daerah Istimewa Yogyakarta yang ke-271, sekaligus sebagai upaya melestarikan budaya dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

 

Dengan melibatkan 758 siswa, delapan gunungan hasil bumi, serta dukungan penuh dari para guru dan masyarakat sekitar, SMA N 2 Ngaglik menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga warisan budaya daerah serta mempererat hubungan harmonis antara sekolah dan lingkungan.

 

Kirab budaya tersebut menjadi bukti bahwa semangat kebudayaan tetap hidup dan tumbuh di kalangan generasi muda, sejalan dengan nilai-nilai luhur yang menjadi identitas Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penulis : Arie

Editor : Arie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel realitalima.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Sastra Yogyakarta 2026 Resmi Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Kembali Digelar
Moderasi Beragama di Kumetiran Yogya: Gereja HSPMTB Rayakan Imlek dengan Angpau dan Takjil
Potret Kerukunan Indonesia, Nyadran dan Doa Lintas Agama Jelang Ramadhan di Ngaglik
Berita ini 683 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:54 WIB

Festival Sastra Yogyakarta 2026 Resmi Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Kembali Digelar

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:12 WIB

Moderasi Beragama di Kumetiran Yogya: Gereja HSPMTB Rayakan Imlek dengan Angpau dan Takjil

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:04 WIB

SMA N 2 NGAGLIK Hidupkan Tradisi, 758 Pelajar Arak 8 Gunungan Hasil Bumi Untuk Masyarakat

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:18 WIB

Potret Kerukunan Indonesia, Nyadran dan Doa Lintas Agama Jelang Ramadhan di Ngaglik

Berita Terbaru

Kapolsek Mlati Kompol Edi Mulyono (tengah) menunjukkan barang bukti celurit yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut

Uncategorized

Sembunyikan Celurit di Jaket, Pemuda 19 Tahun Diciduk Polsek Mlati

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:35 WIB

Petugas kepolisian saat memberikan teguran kepada pengendara motor

Hukum & Kriminal

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Berikan 690 Teguran

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:11 WIB

Petugas Polsek Godean mengamankan minuman keras

Hukum & Kriminal

Polresta Sleman Sita 833 Botol Miras Selama Oktober, 272 Botol Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:07 WIB