Bapas Yogyakarta Perkuat Reintegrasi Sosial Lewat Griya Abhipraya Purbonegoro

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA – Upaya mengembalikan mantan warga binaan dan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) agar mampu hidup mandiri di tengah masyarakat terus diperkuat oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta.

Melalui program Griya Abhipraya Purbonegoro, Bapas membangun sistem pembimbingan yang tidak hanya berfokus pada pendampingan hukum, tetapi juga pemberdayaan ekonomi, pendidikan, hingga penguatan keterampilan hidup.

Komitmen tersebut mendapat respons positif dari Pemerintah Kota Yogyakarta dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Antareja, Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta, Rabu (17/6).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan tersebut menjadi forum penting untuk memperkuat kolaborasi antara Bapas dan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mendukung proses reintegrasi sosial para klien pemasyarakatan.

Rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Yogyakarta, Drs. Yunianto Dwisutono, dan dihadiri sejumlah perwakilan OPD terkait.

Dalam kesempatan itu, Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak (BKA) Bapas Kelas I Yogyakarta, Tomy Andi Anto, memaparkan arah pengembangan Griya Abhipraya Purbonegoro sebagai pusat pembinaan berbasis masyarakat.

Menurut Tomy, penguatan program akan dilakukan melalui lima fokus utama, yakni ketahanan pangan, pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), penguatan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas), pendidikan kesetaraan, serta pengembangan koperasi dan restorative justice.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan klien pemasyarakatan yang mandiri, memiliki keterampilan, dan mampu kembali berperan aktif dalam kehidupan sosial maupun ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Model Edukasi Ibadah Inklusif: Pendampingan Tata Cara Wudhu bagi Siswa Autis di SLB Autis Dian Amanah oleh KUA Ngaglik

Paparan tersebut mendapat sambutan positif dari sejumlah OPD. Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta menyatakan siap memfasilitasi pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C beserta pelatihan keterampilan.

Dukungan serupa datang dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi yang akan membuka akses pelatihan kerja berbasis kompetensi bagi para klien.

Sementara itu, Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM siap memberikan pendampingan kewirausahaan, sedangkan Dinas Kesehatan akan membantu aspek keamanan pangan dan perizinan produk hasil karya klien pemasyarakatan.

Untuk klien anak, DP3AP2KB turut menyatakan kesiapannya memberikan layanan asesmen dan konseling.

Dalam forum tersebut, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Heni, juga memberikan sejumlah masukan terkait sumber pembiayaan program dan pola pelaksanaannya agar dapat berjalan berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Bapas Kelas I Yogyakarta menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program pembimbingan selama ini tidak terlepas dari peran aktif Pokmas Lipas sebagai mitra strategis.

Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berbasis partisipasi masyarakat.

Melalui sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, masyarakat, dan Bapas, Griya Abhipraya Purbonegoro diharapkan berkembang menjadi pusat pemberdayaan yang mampu membuka kesempatan baru bagi mantan warga binaan dan ABH.

Dengan bekal pendidikan, keterampilan, dan dukungan sosial yang memadai, mereka diharapkan dapat kembali diterima serta berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Penulis : Fajarista

Editor : Arie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel realitalima.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MODENA Tech School Hadir di Yogyakarta, Siapkan Lulusan SMKN 3 Yogyakarta Hadapi Dunia Kerja
40 Pegawai Bapas Yogyakarta Belajar Bahasa Isyarat untuk Perkuat Pelayanan Inklusif
Agung Pamula Ariyanto Raih Gelar Doktor UGM, Tawarkan Model Una Via untuk Penegakan Hukum Pajak
Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Sidoarum Edukasi Warga Nglarang agar Tak Bakar Sampah
SMKN 3 Yogyakarta Jajaki Peluang Kerja Konstruksi Jepang bagi Siswa
Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, Bapas Yogyakarta Gelar CoP Pidana Kerja Sosial dan Pengawasan
Modena Perkuat Pendidikan Vokasi, SMK Negeri 3 Yogyakarta Disiapkan Jadi Sekolah Mitra Teknik
Menteri Komdigi Uji Coba Program Perlindungan Sosial Digital di Sleman
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:45 WIB

MODENA Tech School Hadir di Yogyakarta, Siapkan Lulusan SMKN 3 Yogyakarta Hadapi Dunia Kerja

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:15 WIB

40 Pegawai Bapas Yogyakarta Belajar Bahasa Isyarat untuk Perkuat Pelayanan Inklusif

Rabu, 16 September 2026 - 19:11 WIB

Agung Pamula Ariyanto Raih Gelar Doktor UGM, Tawarkan Model Una Via untuk Penegakan Hukum Pajak

Rabu, 16 September 2026 - 13:07 WIB

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Sidoarum Edukasi Warga Nglarang agar Tak Bakar Sampah

Selasa, 8 September 2026 - 15:23 WIB

SMKN 3 Yogyakarta Jajaki Peluang Kerja Konstruksi Jepang bagi Siswa

Berita Terbaru

Kapolsek Mlati Kompol Edi Mulyono (tengah) menunjukkan barang bukti celurit yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut

Uncategorized

Sembunyikan Celurit di Jaket, Pemuda 19 Tahun Diciduk Polsek Mlati

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:35 WIB

Petugas kepolisian saat memberikan teguran kepada pengendara motor

Hukum & Kriminal

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Berikan 690 Teguran

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:11 WIB

Petugas Polsek Godean mengamankan minuman keras

Hukum & Kriminal

Polresta Sleman Sita 833 Botol Miras Selama Oktober, 272 Botol Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:07 WIB