Model Edukasi Ibadah Inklusif: Pendampingan Tata Cara Wudhu bagi Siswa Autis di SLB Autis Dian Amanah oleh KUA Ngaglik

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyuluh Agama KUA Ngaglik memberikan materi tata cara wudhu kepad para siswa penyandang autis, dok.KUA Ngaglik

i

Penyuluh Agama KUA Ngaglik memberikan materi tata cara wudhu kepad para siswa penyandang autis, dok.KUA Ngaglik

Ngaglik — Kantor Urusan Agama Kapanewon Ngaglik terus memperkuat komitmen pelayanan keagamaan yang inklusif dengan memberikan pembelajaran tata cara wudhu kepada 27 siswa SLB Autis Dian Amanah, Kamis (12/2/2026). Kegiatan berlangsung di lingkungan sekolah yang berlokasi di Lojajar, Sinduharjo, Ngaglik.

 

Kepala KUA Kapanewon Ngaglik, Handoyo, S.Ag., menegaskan bahwa pelayanan keagamaan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk anak-anak penyandang autisme. Menurutnya, pendidikan ibadah dasar seperti wudhu merupakan pondasi penting dalam pelaksanaan salat sehingga perlu diajarkan dengan metode yang tepat dan adaptif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“KUA memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap individu mendapatkan pemahaman keagamaan yang benar. Anak-anak berkebutuhan khusus juga memiliki hak yang sama untuk belajar tata cara ibadah,” ujarnya.

 

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui Penyuluh Agama Islam KUA Ngaglik, Wahyu Nurul Ilmiyati, yang secara langsung memberikan materi dan praktik tata cara wudhu kepada para siswa. Pembelajaran disampaikan secara bertahap dan sistematis, mulai dari niat, membasuh wajah, membasuh kedua tangan hingga siku, mengusap sebagian kepala, hingga membasuh kedua kaki sampai mata kaki sesuai dengan rukun wudhu.

Baca Juga:  Bapas Yogyakarta Perkuat Sinergi dengan Pemkot Yogya, Dorong Implementasi KUHP Baru dan Program Kemandirian Klien

 

Metode yang digunakan disesuaikan dengan karakteristik para siswa, yakni melalui pendekatan visual, demonstrasi langsung, pengulangan gerakan, serta pendampingan individual. Guru-guru sekolah turut mendampingi selama kegiatan berlangsung guna membantu komunikasi dan memastikan setiap siswa dapat mengikuti instruksi dengan baik.

Kepala Sekolah SLB Autis Dian Amanah Ibu Umu Afifah Isriyati, dok.KUA Ngaglik

Kepala SLB Autis Dian Amanah, Umu Afifah Isriyati, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif dalam mendukung pembentukan karakter dan kemandirian spiritual siswa.

 

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena sangat membantu anak-anak dalam memahami praktik ibadah secara langsung. Pendekatan yang dilakukan sangat sesuai dengan kebutuhan mereka,” ungkapnya.

 

Sebanyak 27 siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Selain menerima penjelasan materi, para siswa juga diberikan kesempatan mempraktikkan langsung tata cara wudhu yang benar di bawah bimbingan penyuluh agama.

 

Melalui program ini, KUA Ngaglik menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas. Diharapkan, pembelajaran ini dapat membantu siswa memahami dan melaksanakan wudhu dengan benar sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah sehari-hari.

Penulis : arie

Editor : arie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel realitalima.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MODENA Tech School Hadir di Yogyakarta, Siapkan Lulusan SMKN 3 Yogyakarta Hadapi Dunia Kerja
40 Pegawai Bapas Yogyakarta Belajar Bahasa Isyarat untuk Perkuat Pelayanan Inklusif
Agung Pamula Ariyanto Raih Gelar Doktor UGM, Tawarkan Model Una Via untuk Penegakan Hukum Pajak
Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Sidoarum Edukasi Warga Nglarang agar Tak Bakar Sampah
SMKN 3 Yogyakarta Jajaki Peluang Kerja Konstruksi Jepang bagi Siswa
Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, Bapas Yogyakarta Gelar CoP Pidana Kerja Sosial dan Pengawasan
Modena Perkuat Pendidikan Vokasi, SMK Negeri 3 Yogyakarta Disiapkan Jadi Sekolah Mitra Teknik
Menteri Komdigi Uji Coba Program Perlindungan Sosial Digital di Sleman
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:45 WIB

MODENA Tech School Hadir di Yogyakarta, Siapkan Lulusan SMKN 3 Yogyakarta Hadapi Dunia Kerja

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:15 WIB

40 Pegawai Bapas Yogyakarta Belajar Bahasa Isyarat untuk Perkuat Pelayanan Inklusif

Rabu, 16 September 2026 - 19:11 WIB

Agung Pamula Ariyanto Raih Gelar Doktor UGM, Tawarkan Model Una Via untuk Penegakan Hukum Pajak

Rabu, 16 September 2026 - 13:07 WIB

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Sidoarum Edukasi Warga Nglarang agar Tak Bakar Sampah

Selasa, 8 September 2026 - 15:23 WIB

SMKN 3 Yogyakarta Jajaki Peluang Kerja Konstruksi Jepang bagi Siswa

Berita Terbaru

Kapolsek Mlati Kompol Edi Mulyono (tengah) menunjukkan barang bukti celurit yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut

Uncategorized

Sembunyikan Celurit di Jaket, Pemuda 19 Tahun Diciduk Polsek Mlati

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:35 WIB

Petugas kepolisian saat memberikan teguran kepada pengendara motor

Hukum & Kriminal

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Berikan 690 Teguran

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:11 WIB

Petugas Polsek Godean mengamankan minuman keras

Hukum & Kriminal

Polresta Sleman Sita 833 Botol Miras Selama Oktober, 272 Botol Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:07 WIB