SLEMAN – Polresta Sleman resmi menggelar Operasi Patuh Progo 2026 yang ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di halaman Polresta Sleman, Senin (26/10/2026).
Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, ini bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Apel gelar pasukan dipimpin langsung Kapolresta Sleman AKBP Dhimas Prasetyo, S.I.K., M.I.K. Kegiatan tersebut untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung selama operasi berlangsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Kapolresta memaparkan data evaluasi Ditlantas Polda DIY yang menunjukkan angka kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan. Pada 2024 tercatat 7.176 kejadian, sedangkan pada 2025 meningkat menjadi 7.180 kejadian.
Selain itu, sepanjang 2025 tercatat 25.497 pelanggaran lalu lintas, terdiri dari 13.069 penindakan tilang dan 12.428 teguran.
Pelanggaran yang banyak ditemukan di antaranya pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm standar, kendaraan tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), melawan arus, serta menggunakan knalpot brong.
Kapolresta Sleman menegaskan, pelanggaran lalu lintas menjadi salah satu faktor yang dapat memicu kecelakaan di jalan raya. Karena itu, diperlukan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan berkendara.
“Operasi Patuh Progo 2026 ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas, sehingga tercipta kondisi jalan yang aman dan berkeselamatan,” demikian pesan yang ditekankan dalam pelaksanaan operasi tersebut.
Operasi tahun ini mengusung tema “Polisi bersama masyarakat mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman dan berkeselamatan.” Di wilayah hukum Polda DIY dan jajaran, kegiatan ini melibatkan 980 personel dengan dukungan instansi terkait.
Pelaksanaan operasi dilakukan melalui kegiatan preemtif sebesar 20 persen, preventif 30 persen, dan penegakan hukum 50 persen. Penindakan hukum mencakup penggunaan ETLE atau tilang elektronik, tilang manual khusus pelanggaran melawan arus, serta teguran simpatik.
Kapolresta juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas secara profesional, merencanakan kegiatan dengan matang, menjaga citra Polri, serta mengutamakan keselamatan selama bertugas di lapangan.
Melalui Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman berharap masyarakat semakin disiplin dalam berkendara dan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan.
Penulis : Fajarista
Editor : Arie















