SLEMAN – Untuk mempercepat pelayanan dan respons terhadap laporan masyarakat, Polsek Depok Barat mengoptimalkan penggunaan lima unit sepeda motor bagi personel dalam mendatangi lokasi kejadian.
Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kecepatan penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di tengah kepadatan lalu lintas.
Kapolsek Depok Barat, AKP Isnaini SH, mengatakan, penggunaan sepeda motor dinilai lebih efektif untuk menjangkau lokasi kejadian yang sulit diakses mobil akibat kemacetan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110, telepon, maupun Bhabinkamtibmas akan diteruskan kepada petugas terkait untuk segera ditindaklanjuti.
“Prinsipnya, bagaimana laporan masyarakat bisa direspons secepat mungkin. Dengan kondisi lalu lintas yang padat, sepeda motor lebih efektif untuk menjangkau lokasi kejadian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penanganan laporan dilakukan melalui koordinasi antara Bhabinkamtibmas, SPKT, dan fungsi kepolisian terkait. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, personel diharapkan dapat segera bergerak sesuai kebutuhan di lapangan.
Lima unit sepeda motor tersebut merupakan inventaris Polresta yang dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas anggota. Penggunaannya dioptimalkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan efisien.
Selain mempercepat respons terhadap laporan, Polsek Depok Barat juga menempatkan personel di sejumlah titik rawan kepadatan lalu lintas pada pagi dan sore hari.
Beberapa titik yang menjadi perhatian di antaranya kawasan Janti, pertigaan Condongcatur, serta sejumlah persimpangan dan akses jalan di wilayah Depok Barat.
Personel ditempatkan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
AKP Isnaini menegaskan, optimalisasi kendaraan roda dua dan penempatan personel di titik strategis merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
“Intinya, kami ingin mengoptimalkan pelayanan agar masyarakat mendapatkan respons lebih cepat. Kuncinya adalah koordinasi, kebersamaan, dan kesiapsiagaan anggota di lapangan,” pungkasnya.
Penulis : Fajarista
Editor : Arie















