Angin Kencang Porak-porandakan Sleman, Sejumlah Pohon Tumbang dan Talud Longsor

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pohon tumbang menimpa gazebo dan penginapan di Beran Sleman

i

Pohon tumbang menimpa gazebo dan penginapan di Beran Sleman

SLEMAN, Realitalima.com – Hujan ringan hingga sedang yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman, Rabu (18/1) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa tersebut menyebabkan belasan rumah warga mengalami kerusakan, pohon tumbang di beberapa titik, serta talud dan tebing longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Haris Martapa, mengatakan berdasarkan laporan Pusdalops PB hingga pukul 16.50 WIB, dampak cuaca ekstrem tersebar di sejumlah kapanewon.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mayoritas kerusakan berupa atap rumah tertimpa pohon tumbang dan material bangunan yang terangkat akibat terpaan angin.

“Intensitas hujan yang disertai angin kencang menyebabkan beberapa pohon tumbang dan merusak bangunan warga. Tim langsung melakukan asesmen serta penanganan darurat di lokasi terdampak,” ujar Haris.

Di Kapanewon Berbah, kejadian tercatat di Tegaltirto dan Jogotirto. Di Kadisono RT 08 RW 13, pohon tumbang menimpa rumah Rohadi hingga merusak genteng, usuk, dan menyebabkan tembok retak.

Petugas saat melakukan evakuasi pohon tumbang

Masih di wilayah yang sama, atap seng rumah Yudantoro terangkat angin, sementara dinding rumah semipermanen milik Kusbiyantoro roboh.

Selain itu, talud Kali Tepus di Sompilan dilaporkan longsor dan masih dalam proses penanganan. Di Jogotirto, belasan lembar asbes beterbangan akibat angin kencang. Atap rumah milik Suyatmi di Pucung–Kranggan II juga mengalami kerusakan pada bagian teras serta wuwung genting yang terlepas.

“Sebagian besar kejadian di Berbah telah terkondisi,” jelas Haris.
Sementara itu, di Kapanewon Gamping, pohon tumbang sempat menutup akses jalan di Gamping Kidul, Ambarketawang, namun berhasil dievakuasi petugas. Talud makam di Ngaran, Balecatur, juga mengalami longsor akibat terkikis arus sungai dan masih dalam penanganan.

Baca Juga:  Sustainable Tourism in Bali: Balancing Preservation and Growth

Kejadian serupa terjadi di Kapanewon Kalasan, tepatnya di Kedulan, Tirtomartani, di mana tebing longsor menyebabkan pohon rungkat. Di Kapanewon Minggir, pohon jati tumbang menimpa rumah Suratiyem di Sendangrejo hingga merusak ratusan genteng.

Di wilayah Moyudan, beberapa pohon jati tumbang menimpa rumah warga serta melintang di jalan di Sumberarum dan Sumbersari. Seluruh kejadian di wilayah tersebut telah ditangani petugas bersama warga setempat.

Di Kapanewon Pakem, pohon cemara tumbang di area makam Jamblangan, Purwobinangun, dan menimpa kabel listrik. Sedangkan di Kapanewon Prambanan, tanah bergerak terjadi di Watukangsi, Wukirharjo.

Longsor tebing setinggi sekitar 10 meter juga terjadi di Lemahbang, Gayamharjo, yang menimpa bagian belakang rumah warga dan masih dalam proses penanganan.

Adapun di wilayah Kapanewon Sleman, pohon tumbang menimpa gazebo dan penginapan di kawasan Floating Resto, Jalan Rorojonggrang, Beran, Tridadi. Peristiwa tersebut telah berhasil dikondisikan.

Haris menambahkan, langkah penanganan yang telah dilakukan meliputi asesmen dampak kejadian, koordinasi dengan pihak terkait, serta pendistribusian logistik bagi warga terdampak.

Penanganan melibatkan personel BPBD Sleman, Destana, pemerintah kalurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan SAR, komunitas rescue, serta masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Jika terdapat kejadian darurat, segera laporkan agar dapat segera ditangani,” pungkasnya.

Penulis : Fajarista

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel realitalima.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh Progo 2026 Dimulai, Polresta Sleman Sasar Pelanggaran Lalu Lintas
Polsek Cangkringan Gelar Yan Pagi, Jaga Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas
BNN Sleman dan Polresta Sleman Gelar Operasi Gabungan, Empat Pengunjung Jalani Tes Urine
BNNK Sleman Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada 90 Warga Kepanjen
Tak Mau Kalah oleh Macet, AKP Isnaini Optimalkan 5 Motor untuk Layani Warga
Bapas Yogyakarta Tuntaskan Pidana Kerja Sosial di Masjid Syuhada
Talud Sungai Boyong Longsor, Empat Pekerja Terluka Saat Bangun Bronjong
Bappenas Apresiasi Bapas Yogyakarta, GA Purbonegoro Dinilai Layak Jadi Percontohan
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Operasi Patuh Progo 2026 Dimulai, Polresta Sleman Sasar Pelanggaran Lalu Lintas

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Polsek Cangkringan Gelar Yan Pagi, Jaga Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:45 WIB

BNN Sleman dan Polresta Sleman Gelar Operasi Gabungan, Empat Pengunjung Jalani Tes Urine

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:09 WIB

BNNK Sleman Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada 90 Warga Kepanjen

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Tak Mau Kalah oleh Macet, AKP Isnaini Optimalkan 5 Motor untuk Layani Warga

Berita Terbaru

Kapolsek Mlati Kompol Edi Mulyono (tengah) menunjukkan barang bukti celurit yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut

Uncategorized

Sembunyikan Celurit di Jaket, Pemuda 19 Tahun Diciduk Polsek Mlati

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:35 WIB

Petugas kepolisian saat memberikan teguran kepada pengendara motor

Hukum & Kriminal

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Berikan 690 Teguran

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:11 WIB

Petugas Polsek Godean mengamankan minuman keras

Hukum & Kriminal

Polresta Sleman Sita 833 Botol Miras Selama Oktober, 272 Botol Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:07 WIB