YOGYAKARTA, Realitalima.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa Angkutan Lebaran 2026 berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Penjualan tiket telah dibuka sejak 25 Januari 2026 untuk keberangkatan 11 Maret 2026.
Berdasarkan pantauan data per Kamis (19/2/2026), Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 191.828 tiket atau 37 persen dari total kapasitas 517.380 tiket telah terjual. Artinya, masih tersedia 325.524 tiket yang dapat dipesan masyarakat untuk perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran 2026.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa Selasa, 24 Maret 2026 menjadi tanggal dengan tingkat pemesanan tertinggi selama periode Angkutan Lebaran, dengan 18.684 tiket telah dipesan. Sementara itu, untuk periode pra-Lebaran atau arus mudik, peningkatan pemesanan mulai terlihat pada Rabu, 18 Maret 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengimbau masyarakat yang belum merencanakan perjalanan mudik dan balik agar segera melakukan pemesanan. Tiket masih tersedia di sejumlah tanggal dan relasi tertentu. Pelanggan dapat memeriksa ketersediaan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, maupun mitra penjualan resmi lainnya,” ujar Feni.
KA Favorit Keberangkatan Awal Daop 6
Berdasarkan data okupansi sementara, sejumlah kereta api keberangkatan awal Daop 6 Yogyakarta yang menjadi favorit masyarakat antara lain:
KA Sri Tanjung relasi Stasiun Lempuyangan – Stasiun Ketapang
KA Bengawan relasi Stasiun Purwosari – Stasiun Pasar Senen KA Joglosemarkerto relasi lingkar Solo–Yogya–Purwokerto–Semarang Tawang–Solo
KA Joglosemarkerto relasi lingkar Solo–Semarang Tawang–Purwokerto–Yogya–Solo
KA Taksaka relasi Stasiun Yogyakarta – Stasiun Gambir
KA Lodaya relasi Solo Balapan – Bandung
Tingginya minat masyarakat tersebut menunjukkan kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan untuk perjalanan jarak jauh selama musim mudik.
10 KA Tambahan Disiapkan
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI Daop 6 Yogyakarta juga menyiapkan 10 KA Jarak Jauh Komersial tambahan yang telah dapat dipesan sejak 11 Februari 2026.
Hingga saat ini, rata-rata okupansi KA tambahan masih berada di kisaran 20–40 persen, sehingga peluang mendapatkan tiket masih cukup besar.
Adapun daftar KA Tambahan Lebaran 2026 dari Daop 6 Yogyakarta sebagai berikut:
1. KA Sancaka (KA 88/87)
2. KA Batavia (KA 7005/7006)
3. KA Tambahan Yogyakarta–Gambir (KA 7007/7008)
4. KA Tambahan Yogyakarta–Gambir (KA 7009/7010)
5. KA Tambahan Solo Balapan–Bandung (KA 7011/7012)
6. KA Tambahan Solo Balapan–Bandung (KA 7013/7014)
7. KA Tambahan Solo Balapan–Pasar Senen (KA 7025/7026)
8. KA Tambahan Yogyakarta–Gambir (KA 7037/7038)
9. KA Tambahan Yogyakarta–Pasar Senen
10. KA Tambahan Lempuyangan–Pasar Senen (KA 7039/7040)
Feni juga mengingatkan masyarakat agar tidak membeli tiket melalui pihak tidak resmi yang menawarkan jasa tambahan dengan biaya tidak wajar guna menghindari potensi penipuan.
“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk selalu menggunakan kanal dan mitra resmi KAI. Selain aman dan nyaman, harga tiket juga sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121,” tutup Feni.
KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026 dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan, sehingga momen mudik dapat berjalan lancar dan berkesan bagi seluruh pelanggan.
Penulis : Fajarista















