Forum Reintegrasi Sosial Anak, Bapas Yogyakarta Perkuat Kolaborasi Pendampingan ABH

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Dialog Reintegrasi Sosial Anak di Griya Abhipraya Purbonegoro, Bapas Kelas I Yogyakarta,

i

Forum Dialog Reintegrasi Sosial Anak di Griya Abhipraya Purbonegoro, Bapas Kelas I Yogyakarta,

YOGYAKARTA – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta bersama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Forum Dialog Reintegrasi Sosial Anak di Griya Abhipraya Purbonegoro, Bapas Kelas I Yogyakarta, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat sinergi berbagai pihak dalam mendampingi Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) agar siap kembali diterima di tengah masyarakat.

Mengusung tema “Bersama Mengantar Anak Kembali ke Masyarakat”, forum menghadirkan anak yang sedang menjalani proses reintegrasi sosial, perwakilan anak binaan LPKA Kelas II Yogyakarta, orang tua, pemerintah kalurahan, tokoh masyarakat, akademisi, dunia usaha, hingga organisasi masyarakat sipil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026.

Direktur PKBI DIY, Fransiska Vena Agustiningrum, menjelaskan Program INKLUSI PKBI DIY yang berjalan sejak 2023 hingga 2028 telah memberikan pendampingan kepada anak binaan LPKA melalui pengembangan minat dan bakat, konseling individu maupun kelompok, penguatan keluarga, serta pendampingan reintegrasi sosial bersama Bapas dan LPKA.

Menurutnya, tujuan utama program tersebut adalah menciptakan ekosistem yang bebas dari kekerasan, sekaligus menjembatani proses kepulangan anak dengan masyarakat melalui dukungan tokoh-tokoh di wilayah tempat tinggal mereka.

Baca Juga:  Pemda DIY Pastikan Tak Ada Pemberhentian Guru Non-ASN, Layanan Pendidikan Tetap Dijaga

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan DIY, Muhammad Ali Syeh Banna, menilai kolaborasi antara Bapas Yogyakarta dan PKBI DIY menjadi bukti kehadiran negara dalam memulihkan masa depan anak.

Ia menegaskan keberhasilan pembinaan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga membutuhkan peran keluarga, masyarakat, dan berbagai mitra yang peduli terhadap masa depan anak.

Sementara itu, Kepala Bapas Kelas I Yogyakarta, Galih Rakasiwi, mengatakan pembimbingan terhadap Anak Berhadapan dengan Hukum dilaksanakan sesuai amanat peraturan perundang-undangan dengan menitikberatkan pada pembinaan kepribadian, peningkatan mental dan spiritual, serta pengembangan keterampilan sebagai bekal saat kembali menjalani kehidupan di masyarakat.

Galih menambahkan, keberhasilan reintegrasi sosial juga sangat dipengaruhi oleh kesiapan keluarga, masyarakat, pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang menerima dan memberikan kesempatan baru bagi anak.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara keluarga, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan stigma negatif terhadap Anak Berhadapan dengan Hukum semakin berkurang sehingga mereka memperoleh kesempatan yang sama untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Penulis : Fajarista

Editor : Arie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel realitalima.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MODENA Tech School Hadir di Yogyakarta, Siapkan Lulusan SMKN 3 Yogyakarta Hadapi Dunia Kerja
40 Pegawai Bapas Yogyakarta Belajar Bahasa Isyarat untuk Perkuat Pelayanan Inklusif
Agung Pamula Ariyanto Raih Gelar Doktor UGM, Tawarkan Model Una Via untuk Penegakan Hukum Pajak
Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Sidoarum Edukasi Warga Nglarang agar Tak Bakar Sampah
SMKN 3 Yogyakarta Jajaki Peluang Kerja Konstruksi Jepang bagi Siswa
Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, Bapas Yogyakarta Gelar CoP Pidana Kerja Sosial dan Pengawasan
Modena Perkuat Pendidikan Vokasi, SMK Negeri 3 Yogyakarta Disiapkan Jadi Sekolah Mitra Teknik
Menteri Komdigi Uji Coba Program Perlindungan Sosial Digital di Sleman
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:45 WIB

MODENA Tech School Hadir di Yogyakarta, Siapkan Lulusan SMKN 3 Yogyakarta Hadapi Dunia Kerja

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:15 WIB

40 Pegawai Bapas Yogyakarta Belajar Bahasa Isyarat untuk Perkuat Pelayanan Inklusif

Rabu, 16 September 2026 - 19:11 WIB

Agung Pamula Ariyanto Raih Gelar Doktor UGM, Tawarkan Model Una Via untuk Penegakan Hukum Pajak

Rabu, 16 September 2026 - 13:07 WIB

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Sidoarum Edukasi Warga Nglarang agar Tak Bakar Sampah

Selasa, 8 September 2026 - 15:23 WIB

SMKN 3 Yogyakarta Jajaki Peluang Kerja Konstruksi Jepang bagi Siswa

Berita Terbaru

Kapolsek Mlati Kompol Edi Mulyono (tengah) menunjukkan barang bukti celurit yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut

Uncategorized

Sembunyikan Celurit di Jaket, Pemuda 19 Tahun Diciduk Polsek Mlati

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:35 WIB

Petugas kepolisian saat memberikan teguran kepada pengendara motor

Hukum & Kriminal

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Berikan 690 Teguran

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:11 WIB

Petugas Polsek Godean mengamankan minuman keras

Hukum & Kriminal

Polresta Sleman Sita 833 Botol Miras Selama Oktober, 272 Botol Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:07 WIB