Dari Gedongtengen untuk Jogja Aman: Kolaborasi Lintas Elemen Jaga Malioboro

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel Bersama Lembaga Kemasyarakatan, Lintas Masyarakat dan ORMAS Kemantren Gedongtengen, Dok. Istimewa

i

Apel Bersama Lembaga Kemasyarakatan, Lintas Masyarakat dan ORMAS Kemantren Gedongtengen, Dok. Istimewa

GEDONGTENGEN-YOGYA – Forum Komunikasi Pimpinan Kemantren (Forkopimtren) Gedongtengen menggelar apel bersama lembaga kemasyarakatan, lintas masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan di halaman Kemantren Gedongtengen, Rabu (29/4).
Kegiatan yang digagas Kapolsek Gedongtengen AKP Yuliyanto SH tersebut mengusung tema Sinergi Lintas Sektoral Menuju Gedongtengen Aman, Tertib, dan Berbudaya dalam Bingkai Sumbu Filosofi Malioboro.

AKP Yuliyanto mengatakan, kegiatan itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Gedongtengen, khususnya kawasan Sumbu Filosofi Malioboro yang memiliki nilai historis, budaya, sekaligus pusat aktivitas ekonomi dan pariwisata.

“Apel bersama ini menjadi momentum untuk saling menguatkan dan membangun komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Gedongtengen. Kawasan ini memiliki nilai penting sehingga perlu dijaga secara bersama-sama,” ujarnya.
Ia menambahkan, tindak lanjut kegiatan tersebut akan diwujudkan melalui sinergi berkelanjutan antarinstansi dan masyarakat, termasuk patroli terpadu serta koordinasi rutin guna mengevaluasi situasi keamanan.
“Kami akan terus bersinergi, berkoordinasi, melakukan briefing, termasuk kemungkinan patroli terpadu demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Gedongtengen,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Mantri Pamong Praja Kemantren Gedongtengen Pargiyat menjelaskan, apel bersama melibatkan sedikitnya 15 unsur perwakilan masyarakat. Mereka terdiri atas lembaga kemasyarakatan, ketua kampung, RT/RW, Linmas, Kampung Tangguh Bencana, tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas Papua, hingga organisasi kepemudaan lintas agama.
“Keamanan wilayah bukan hanya tugas pemerintah, TNI, dan Polri, tetapi membutuhkan kesadaran serta partisipasi seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Safari Ramadhan Sleman Perkuat Harmoni, Realitalima Jadi Wajah Persatuan Pemuda Ngaglik

Menurutnya, Malioboro sebagai bagian dari Sumbu Filosofi Yogyakarta memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk wisatawan dan pusat budaya. Karena itu, keamanan kawasan harus terus dijaga agar iklim pariwisata semakin kondusif.
“Jika keamanan terjaga, sektor pariwisata akan tumbuh. Dampaknya bisa meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Danramil Gedongtengen Kapten Inf Aluwar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Yogyakarta merupakan miniatur Indonesia yang harus dijaga bersama agar tetap aman, damai, dan harmonis.
“Kegiatan seperti ini wajib kita dukung karena dapat menjaga stabilitas keamanan wilayah. Selain itu juga menumbuhkan jiwa persatuan dan kesatuan bangsa karena melibatkan berbagai elemen masyarakat dari beragam latar belakang,” katanya.
Usai apel, kegiatan ditutup dengan pembacaan ikrar bersama bertajuk Semangat Gotong Royong Agawe Amane Jogja serta penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh peserta.

AKP. Yuliyanto, S.H., M.H. bersama peserta apel Lintas Elemen, Dok. Istimewa

Dalam ikrar tersebut, warga Gedongtengen menyatakan siap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, mendukung pembangunan fisik maupun nonfisik pemerintah daerah, menjaga kebersihan dan ketertiban berlalu lintas, serta melestarikan nilai-nilai luhur Sumbu Filosofi Malioboro.

Selain itu, seluruh elemen masyarakat juga menyatakan menolak segala bentuk kekerasan, tindakan anarkis, premanisme, maupun perbuatan yang dapat merusak citra pariwisata Yogyakarta.
Forkopimtren Gedongtengen berharap apel bersama ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi seluruh unsur masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah, terutama menjelang momentum Hari Buruh dan meningkatnya aktivitas wisata di kawasan Malioboro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel realitalima.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menyoroti situasi Indonesia: “PESAN KHUSUS ULAMA KHARISMATIK, KH. SUYUTI TOHA”
Peraih Riyanto Award AKP Yuliyanto Ajak Orang Tua Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba
Gebyar Ramadhan 1447 H Majelis Taklim KUA Ngaglik, Perkuat Sinergi dan Syiar Keagamaan di Sleman
Safari Ramadhan Sleman Perkuat Harmoni, Realitalima Jadi Wajah Persatuan Pemuda Ngaglik
Usia 36 Tahun, STIKES Notokusumo Yogyakarta Mantapkan Langkah Jadi Kampus Kesehatan Unggul
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:17 WIB

Menyoroti situasi Indonesia: “PESAN KHUSUS ULAMA KHARISMATIK, KH. SUYUTI TOHA”

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:21 WIB

Peraih Riyanto Award AKP Yuliyanto Ajak Orang Tua Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 4 Mei 2026 - 11:25 WIB

Dari Gedongtengen untuk Jogja Aman: Kolaborasi Lintas Elemen Jaga Malioboro

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:46 WIB

Gebyar Ramadhan 1447 H Majelis Taklim KUA Ngaglik, Perkuat Sinergi dan Syiar Keagamaan di Sleman

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:48 WIB

Safari Ramadhan Sleman Perkuat Harmoni, Realitalima Jadi Wajah Persatuan Pemuda Ngaglik

Berita Terbaru

Kapolsek Mlati Kompol Edi Mulyono (tengah) menunjukkan barang bukti celurit yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut

Uncategorized

Sembunyikan Celurit di Jaket, Pemuda 19 Tahun Diciduk Polsek Mlati

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:35 WIB

Petugas kepolisian saat memberikan teguran kepada pengendara motor

Hukum & Kriminal

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Berikan 690 Teguran

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:11 WIB

Petugas Polsek Godean mengamankan minuman keras

Hukum & Kriminal

Polresta Sleman Sita 833 Botol Miras Selama Oktober, 272 Botol Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:07 WIB