DPRD DIY Kecam Keras Dugaan Penelantaran dan Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anton Prabu saat memberikan keterangan pers

i

Anton Prabu saat memberikan keterangan pers

YOGYAKARTA – DPRD DIY mengecam keras dugaan kasus penelantaran dan penganiayaan anak yang terjadi di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kasus tersebut dinilai sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap hak anak yang tidak dapat ditoleransi dalam kondisi apa pun.

Wakil Ketua Komisi D DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai SH, MKn, menegaskan perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan secara maksimal oleh seluruh pihak, baik pemerintah, pengelola layanan, maupun masyarakat.

“DPRD DIY mengecam keras segala bentuk kekerasan terhadap anak dan menegaskan tidak ada toleransi dalam penanganannya. Kami mendorong pengusutan tuntas dengan sanksi maksimal bagi pelaku, sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perizinan dan pengawasan daycare melalui penguatan regulasi dan peningkatan standar pengasuhan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Anton saat diwawancarai, Minggu (26/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, aparat penegak hukum harus bertindak tegas, transparan, dan berkeadilan dalam menangani perkara tersebut. Langkah itu dinilai penting agar memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus menjamin rasa aman bagi masyarakat.

Baca Juga:  PK Bapas Yogyakarta Kawal Pematangan Inovasi "Oemah Konseling" untuk Anak Berkonflik dengan Hukum

Selain itu, DPRD DIY meminta pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan daycare. Evaluasi tersebut mencakup aspek perizinan, standar operasional, hingga kompetensi tenaga pengasuh yang bertugas di tempat penitipan anak.

Anton menilai pengawasan yang ketat perlu diterapkan agar seluruh fasilitas daycare di DIY benar-benar memenuhi standar keamanan, kenyamanan, dan perlindungan bagi anak.

Ia menambahkan, kasus yang mencuat di Little Aresha harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

“Anak-anak adalah kelompok rentan yang wajib dilindungi. Karena itu, semua pihak harus memastikan lingkungan pengasuhan aman dan bebas dari kekerasan,” ujarnya.

DPRD DIY memastikan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut, termasuk mendorong perbaikan sistem pengawasan lembaga penitipan anak di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penulis : Fajarista

Editor : Arie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel realitalima.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh Progo 2026 Dimulai, Polresta Sleman Sasar Pelanggaran Lalu Lintas
Polsek Cangkringan Gelar Yan Pagi, Jaga Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas
BNN Sleman dan Polresta Sleman Gelar Operasi Gabungan, Empat Pengunjung Jalani Tes Urine
BNNK Sleman Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada 90 Warga Kepanjen
Tak Mau Kalah oleh Macet, AKP Isnaini Optimalkan 5 Motor untuk Layani Warga
Bapas Yogyakarta Tuntaskan Pidana Kerja Sosial di Masjid Syuhada
Talud Sungai Boyong Longsor, Empat Pekerja Terluka Saat Bangun Bronjong
Bappenas Apresiasi Bapas Yogyakarta, GA Purbonegoro Dinilai Layak Jadi Percontohan
Berita ini 40 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Operasi Patuh Progo 2026 Dimulai, Polresta Sleman Sasar Pelanggaran Lalu Lintas

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Polsek Cangkringan Gelar Yan Pagi, Jaga Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:45 WIB

BNN Sleman dan Polresta Sleman Gelar Operasi Gabungan, Empat Pengunjung Jalani Tes Urine

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:09 WIB

BNNK Sleman Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada 90 Warga Kepanjen

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Tak Mau Kalah oleh Macet, AKP Isnaini Optimalkan 5 Motor untuk Layani Warga

Berita Terbaru

Kapolsek Mlati Kompol Edi Mulyono (tengah) menunjukkan barang bukti celurit yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut

Uncategorized

Sembunyikan Celurit di Jaket, Pemuda 19 Tahun Diciduk Polsek Mlati

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:35 WIB

Petugas kepolisian saat memberikan teguran kepada pengendara motor

Hukum & Kriminal

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Berikan 690 Teguran

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:11 WIB

Petugas Polsek Godean mengamankan minuman keras

Hukum & Kriminal

Polresta Sleman Sita 833 Botol Miras Selama Oktober, 272 Botol Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:07 WIB