PMI DIY Siagakan 31 Pos Layanan, Ketua PMI Tinjau Pos Pengamanan Tempel Sleman

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo, melakukan kunjungan ke Pos Pengamanan Tempel, Sleman, Rabu (17/3/2026).

i

Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo, melakukan kunjungan ke Pos Pengamanan Tempel, Sleman, Rabu (17/3/2026).

SLEMAN – Ketua Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY), GBPH Prabukusumo, melakukan kunjungan ke Pos Pengamanan Tempel, Sleman, Rabu (17/3/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan layanan sekaligus memberikan dukungan bagi petugas yang berjaga selama arus mudik Lebaran.

Dalam kunjungannya, GBPH Prabukusumo menegaskan komitmen PMI sebagai pelopor gerakan kemanusiaan, termasuk dalam penanganan cepat kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, kehadiran PMI di lapangan merupakan bagian dari upaya memberikan pertolongan pertama secara sigap kepada masyarakat.

“PMI bergerak cepat dalam penanganan kedaruratan, termasuk kecelakaan lalu lintas. Ini bentuk nyata pelayanan kemanusiaan kami,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengamanan Lebaran. PMI, kata dia, terus bersinergi dengan TNI, Polri, serta para relawan guna memastikan kelancaran arus mudik.

Selain itu, GBPH Prabukusumo menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas di pos pengamanan terpadu yang telah berperan aktif menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan Lebaran 2026, PMI DIY menyiapkan 31 titik Pos Pelayanan Pertolongan Pertama dan ambulans yang tersebar di seluruh wilayah DIY. Sebanyak 1.022 personel diterjunkan, didukung 20 ambulans, 3 mobil jenazah, serta 6 ambulans motor (first responder).

Baca Juga:  Bapas Yogyakarta Perkuat Sinergi Lintas Sektor Sambut Hari Anak Nasional 2026

“Personel kami terdiri dari tenaga medis seperti dokter, perawat, bidan, serta relawan terlatih. Mereka akan bertugas 24 jam dalam tiga sif selama 10 hari, mulai 16 hingga 26 Maret 2026,” jelasnya.

Ambulans motor disiapkan untuk menjangkau kondisi darurat di tengah kepadatan lalu lintas. Kendaraan ini berfungsi sebagai respon awal sebelum ambulans utama tiba di lokasi.

PMI DIY juga melakukan monitoring langsung ke sejumlah pos pelayanan pada 17–18 Maret 2026 bersama berbagai mitra, di antaranya Dinas Kesehatan DIY, BPBD DIY, Basarnas, hingga perguruan tinggi.

Selain layanan kegawatdaruratan, pos PMI juga menyediakan fasilitas istirahat, layanan kesehatan dasar, informasi perjalanan, hingga bantuan bagi pemudik yang mengalami kelelahan, dehidrasi, maupun keluhan ringan lainnya.

“Kami berharap masyarakat dapat mudik dengan aman dan tetap sehat. Persiapkan perjalanan dengan baik dan tetap waspada terhadap kondisi darurat,” pesan GBPH Prabukusumo.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh relawan PMI yang bertugas selama masa siaga Lebaran. Menurutnya, relawan merupakan garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan.

“Mereka adalah jantungnya PMI. Kami sangat menghargai dedikasi para relawan yang bekerja dengan tulus untuk kemanusiaan,” pungkasnya.

Penulis : Fajarista

Editor : Arie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel realitalima.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh Progo 2026 Dimulai, Polresta Sleman Sasar Pelanggaran Lalu Lintas
Polsek Cangkringan Gelar Yan Pagi, Jaga Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas
BNN Sleman dan Polresta Sleman Gelar Operasi Gabungan, Empat Pengunjung Jalani Tes Urine
BNNK Sleman Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada 90 Warga Kepanjen
Tak Mau Kalah oleh Macet, AKP Isnaini Optimalkan 5 Motor untuk Layani Warga
Bapas Yogyakarta Tuntaskan Pidana Kerja Sosial di Masjid Syuhada
Talud Sungai Boyong Longsor, Empat Pekerja Terluka Saat Bangun Bronjong
Bappenas Apresiasi Bapas Yogyakarta, GA Purbonegoro Dinilai Layak Jadi Percontohan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Operasi Patuh Progo 2026 Dimulai, Polresta Sleman Sasar Pelanggaran Lalu Lintas

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Polsek Cangkringan Gelar Yan Pagi, Jaga Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:45 WIB

BNN Sleman dan Polresta Sleman Gelar Operasi Gabungan, Empat Pengunjung Jalani Tes Urine

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:09 WIB

BNNK Sleman Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada 90 Warga Kepanjen

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Tak Mau Kalah oleh Macet, AKP Isnaini Optimalkan 5 Motor untuk Layani Warga

Berita Terbaru

Kapolsek Mlati Kompol Edi Mulyono (tengah) menunjukkan barang bukti celurit yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut

Uncategorized

Sembunyikan Celurit di Jaket, Pemuda 19 Tahun Diciduk Polsek Mlati

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:35 WIB

Petugas kepolisian saat memberikan teguran kepada pengendara motor

Hukum & Kriminal

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Berikan 690 Teguran

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:11 WIB

Petugas Polsek Godean mengamankan minuman keras

Hukum & Kriminal

Polresta Sleman Sita 833 Botol Miras Selama Oktober, 272 Botol Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:07 WIB