SLEMAN – Ketua Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY), GBPH Prabukusumo, melakukan kunjungan ke Pos Pengamanan Tempel, Sleman, Rabu (17/3/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan layanan sekaligus memberikan dukungan bagi petugas yang berjaga selama arus mudik Lebaran.
Dalam kunjungannya, GBPH Prabukusumo menegaskan komitmen PMI sebagai pelopor gerakan kemanusiaan, termasuk dalam penanganan cepat kecelakaan lalu lintas (laka lantas).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut, kehadiran PMI di lapangan merupakan bagian dari upaya memberikan pertolongan pertama secara sigap kepada masyarakat.
“PMI bergerak cepat dalam penanganan kedaruratan, termasuk kecelakaan lalu lintas. Ini bentuk nyata pelayanan kemanusiaan kami,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengamanan Lebaran. PMI, kata dia, terus bersinergi dengan TNI, Polri, serta para relawan guna memastikan kelancaran arus mudik.
Selain itu, GBPH Prabukusumo menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas di pos pengamanan terpadu yang telah berperan aktif menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik.
Sebagai bagian dari kesiapsiagaan Lebaran 2026, PMI DIY menyiapkan 31 titik Pos Pelayanan Pertolongan Pertama dan ambulans yang tersebar di seluruh wilayah DIY. Sebanyak 1.022 personel diterjunkan, didukung 20 ambulans, 3 mobil jenazah, serta 6 ambulans motor (first responder).
“Personel kami terdiri dari tenaga medis seperti dokter, perawat, bidan, serta relawan terlatih. Mereka akan bertugas 24 jam dalam tiga sif selama 10 hari, mulai 16 hingga 26 Maret 2026,” jelasnya.
Ambulans motor disiapkan untuk menjangkau kondisi darurat di tengah kepadatan lalu lintas. Kendaraan ini berfungsi sebagai respon awal sebelum ambulans utama tiba di lokasi.
PMI DIY juga melakukan monitoring langsung ke sejumlah pos pelayanan pada 17–18 Maret 2026 bersama berbagai mitra, di antaranya Dinas Kesehatan DIY, BPBD DIY, Basarnas, hingga perguruan tinggi.
Selain layanan kegawatdaruratan, pos PMI juga menyediakan fasilitas istirahat, layanan kesehatan dasar, informasi perjalanan, hingga bantuan bagi pemudik yang mengalami kelelahan, dehidrasi, maupun keluhan ringan lainnya.
“Kami berharap masyarakat dapat mudik dengan aman dan tetap sehat. Persiapkan perjalanan dengan baik dan tetap waspada terhadap kondisi darurat,” pesan GBPH Prabukusumo.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh relawan PMI yang bertugas selama masa siaga Lebaran. Menurutnya, relawan merupakan garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan.
“Mereka adalah jantungnya PMI. Kami sangat menghargai dedikasi para relawan yang bekerja dengan tulus untuk kemanusiaan,” pungkasnya.
Penulis : Fajarista
Editor : Arie















