SLEMAN – Pelopor Perdamaian (PORDAM) Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Polda DIY menggelar kegiatan sosialisasi anti bullying melalui kegiatan outbound di Masjid Nur Hidayah, Bumirejo, Bangunkerto, Turi, Sleman, Kamis (11/3/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 anak dan pemuda dari lingkungan sekitar. Sosialisasi dikemas dengan pendekatan yang berbeda, yakni melalui berbagai permainan outbound dan fun game agar pesan mengenai bahaya bullying dapat lebih mudah dipahami oleh peserta.
Pelopor Perdamaian Kabupaten Sleman sendiri merupakan lembaga binaan Dinas Sosial Kabupaten Sleman yang bergerak dalam upaya menanamkan nilai-nilai perdamaian, toleransi, serta pencegahan berbagai bentuk kekerasan sosial di masyarakat. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan dari PORDAM DIY.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Pelopor Perdamaian Kabupaten Sleman, Suwanto, mengatakan bahwa pendekatan kepada anak-anak perlu dilakukan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
“Untuk anak-anak, sosialisasi harus dibuat sederhana melalui berbagai fun game agar mereka bisa menyerap pesan yang disampaikan. Harapannya anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang menolak tindakan bullying,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber dari Polda DIY, Ochta, memberikan pemaparan kepada peserta dengan bahasa yang mudah dipahami. Ia menjelaskan bahwa pengaruh media sosial saat ini sangat besar terhadap perkembangan anak.
Menurutnya, selain media sosial, game online juga kerap menjadi ruang yang rawan disisipi konten negatif oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, tidak jarang terdapat upaya penyebaran paham radikalisme yang dapat memengaruhi anak-anak.
“Karena itu, pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak di media sosial sangat diperlukan,” jelasnya.
Tokoh masyarakat setempat, Arifin, mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk para orang tua.
“Kami sangat berterima kasih kepada PORDAM dan Polda DIY yang telah melaksanakan kegiatan di tempat kami. Ke depan kami juga berencana mengadakan kegiatan serupa dengan melibatkan para orang tua, khususnya ibu-ibu, agar dapat menjadi tempat berbagi dan memberikan arahan yang baik bagi anak-anak,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan acara buka bersama. Para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian permainan outbound yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mengajarkan nilai kebersamaan, persahabatan, dan semangat menjadi generasi anti bullying.
Penulis : Fajarista















