Terpleset, Dua Pemuda Meninggal Tenggelam di Embung Kaliaji Turi,

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Basarnas DIY saat melakukan evakuasi orang tenggelam di embung Kaliajir, Turi, Sleman

i

Petugas Basarnas DIY saat melakukan evakuasi orang tenggelam di embung Kaliajir, Turi, Sleman

TURI – Kecelakaan air terjadi di Embung Kaliaji, Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan dua pemuda meninggal dunia, sementara seorang rekannya berhasil selamat.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, S.H., mengatakan korban selamat berinisial KD (22), warga Caturharjo, Sleman. Sementara dua korban meninggal dunia masing-masing AN (21), warga Caturharjo, Sleman, dan IY (25), warga Kepuharjo, Cangkringan, yang berdomisili di Mardikorejo, Tempel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Argo, ketiga korban berada di kawasan Embung Kaliaji untuk menikmati suasana matahari terbit sambil berbincang-bincang.

“Berdasarkan keterangan yang diperoleh, kejadian bermula saat AN hendak menuju toilet melalui tangga yang berada di sekitar embung. Namun korban diduga terpeleset hingga terguling dan tercebur ke dalam embung,” ujar Argo.

Melihat rekannya jatuh ke dalam air, IY berusaha memberikan pertolongan dengan mengulurkan kaki. Namun karena tidak memiliki pegangan yang kuat, ia justru ikut tertarik masuk ke dalam embung.

KD kemudian berupaya membantu kedua rekannya dengan cara yang sama. Akan tetapi, ia juga kehilangan keseimbangan hingga tercebur ke dalam air.

“Dari keterangan saksi, awalnya satu korban terjatuh ke dalam embung. Rekannya berusaha menolong, namun karena kondisi yang tidak memungkinkan akhirnya ikut tercebur. Korban yang selamat juga sempat berupaya memberikan bantuan, tetapi turut masuk ke dalam embung,” jelas Argo.

Dalam kondisi tersebut, KD berusaha menyelamatkan diri sekaligus menolong kedua rekannya. Namun dinding embung yang miring dan berlumut membuat pijakan sangat licin sehingga upaya penyelamatan tidak berhasil dilakukan.

Pegangan antara KD dan IY akhirnya terlepas. KD berhasil meraih besi penyangga di tepi embung dan naik ke daratan, sedangkan AN dan IY tenggelam.

Baca Juga:  Penggerebekan Daycare Little Aresha di Jogja, 53 Anak Diduga Jadi Korban, 13 Orang Jadi Tersangka

Setelah berhasil keluar dari embung, KD berteriak meminta pertolongan. Karena kondisi sekitar masih gelap dan sepi, ia kemudian mendatangi rumah warga terdekat untuk meminta bantuan.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Turi, Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Sleman, Puskesmas Turi, Basarnas DIY, dan SAR MTA segera melakukan pencarian serta evakuasi korban.

Kedua korban akhirnya ditemukan di kedalaman sekitar tiga meter dalam kondisi berdekatan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan AN mengalami luka sobek pada kelopak mata kiri serta sejumlah luka akibat benturan. Sementara IY mengalami luka lecet pada siku tangan kiri, lecet pada lutut kaki kiri, dan luka robek pada bibir atas.

“Petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada kedua korban. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki proses hukum lebih lanjut,” kata Argo.

Ia menambahkan, kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, membantu proses evakuasi, serta memastikan seluruh penanganan berjalan sesuai prosedur.

Polresta Sleman mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar embung, waduk, sungai maupun lokasi perairan lainnya, terutama pada malam hingga dini hari ketika kondisi pencahayaan masih minim.

Masyarakat juga diminta berhati-hati saat melintasi area yang licin atau berlumut serta tidak melakukan upaya penyelamatan secara langsung tanpa alat bantu keselamatan yang memadai.

“Apabila terjadi keadaan darurat di perairan, segera minta bantuan kepada petugas atau tim penyelamat agar tidak menambah jumlah korban,” pungkas Argo.

Penulis : Fajarista

Editor : Arie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel realitalima.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Berikan 690 Teguran
Polresta Sleman Sita 833 Botol Miras Selama Oktober, 272 Botol Diamankan
Lansia di Kulon Progo Kehilangan Tanah dan Rumah, Berawal dari Pinjaman Rp1,3 Miliar
KMY Gelar Doa Bersama di Polresta Yogyakarta, Minta Penanganan Kasus Pengurus Dilakukan Adil
Uang Dagangan dan Modal Usaha Tak Kembali, Warga Sewon Lapor Polisi
Viral! Pedagang Food Truck Alkid Ngaku Dipalak Rp1 Juta Sehari, Polresta Turun Tangan
Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual Mantan Pengurus Ponpes Ash-Sholihah, Resmi Ditahan Polresta Sleman
Didampingi Kuasa Hukum Yakuza Manenges DIY, Ponpes Ash-Sholihah Klarifikasi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual NH
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:11 WIB

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Berikan 690 Teguran

Minggu, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Polresta Sleman Sita 833 Botol Miras Selama Oktober, 272 Botol Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:13 WIB

KMY Gelar Doa Bersama di Polresta Yogyakarta, Minta Penanganan Kasus Pengurus Dilakukan Adil

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Uang Dagangan dan Modal Usaha Tak Kembali, Warga Sewon Lapor Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 18:58 WIB

Viral! Pedagang Food Truck Alkid Ngaku Dipalak Rp1 Juta Sehari, Polresta Turun Tangan

Berita Terbaru

Kapolsek Mlati Kompol Edi Mulyono (tengah) menunjukkan barang bukti celurit yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut

Uncategorized

Sembunyikan Celurit di Jaket, Pemuda 19 Tahun Diciduk Polsek Mlati

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:35 WIB

Petugas kepolisian saat memberikan teguran kepada pengendara motor

Hukum & Kriminal

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Berikan 690 Teguran

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:11 WIB

Petugas Polsek Godean mengamankan minuman keras

Hukum & Kriminal

Polresta Sleman Sita 833 Botol Miras Selama Oktober, 272 Botol Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:07 WIB